Tengah mempertimbangkan tinggal di hunian dekat tol vs hunian dekat stasiun? Kebimbangan yang Anda rasakan adalah hal wajar.
Mau tinggal di dekat tol tapi sesekali butuh naik KRL, tapi saat dekat stasiun justru merasa jauh dari akses tol dan fasilitas yang mobil-friendly. Memilih antara keduanya memang seperti menghadapi dua gaya hidup berbeda.
Tapi sebenarnya, ada pilihan ideal yakni tinggal di kawasan yang dekat dengan tol sekaligus stasiun seperti pada perumahan mewah di Depok Eco Town.
Namun, mungkin Anda masih sangat mempertimbangkan hanya salah satu di antara dua pilihan tersebut.
Hunian Dekat Tol vs Hunian Dekat Stasiun, Mana yang Lebih Baik?
Sebelum sembarangan memilih, baiknya pahami dulu kelebihan dan kekurangan masing-masing:
1. Aksesibilitas Harian
Hunian dekat pintu tol menawarkan kemudahan mobilitas, terutama bagi Anda yang mengandalkan kendaraan pribadi.
Tinggal masuk tol, perjalanan antar kota pun terasa lebih cepat. Cocok untuk Anda pekerja yang harus sering keluar kota atau punya mobilitas tinggi di Jabodetabek.
Sebaliknya, hunian dekat stasiun lebih ideal buat Anda yang mengandalkan transportasi umum.
Stasiun KRL jadi simpul utama commuting dari pinggiran ke pusat kota. Banyak orang sengaja cari rumah 5 – 10 menit jalan kaki dari stasiun supaya nggak perlu mobil sama sekali.
2. Biaya Transportasi
Kalau bicara soal ongkos harian, maka rumah dekat stasiun jelas lebih hemat. Tiket KRL yang murah meriah bisa bikin pengeluaran transportasi bisa ditekan.
Sementara kalau Anda tinggal dekat tol, siap-siap keluar uang lebih buat bayar tol dan bensin. Belum lagi untuk waktu dan biaya perawatan kendaraan yang Anda gunakan.
Jadi, soal efisiensi biaya transportasi, hunian dekat stasiun lebih unggul.
3. Nilai Investasi
Sering mempertimbangkan nilai investasi dari hunian yang Anda pilih? Jika iya, maka rumah yang dekat dengan akses tol memiliki potensi kenaikan harga lebih cepat. Apalagi kalau kawasan tersebut juga tengah berkembang pesat.
Meski nilai investasinya akan terus meningkat, hunian dekat tol pasti punya harga awal yang tinggi pula.
Di sisi lain, hunian yang berada di dekat stasiun, utamanya yang dekat dengan kawasan transit-oriented development/TOD pun makin punya banyak peminat. Jadi, masih cenderung naik meski tak setinggi hunian dekat jalan tol.
4. Lingkungan dan Kenyamanan
Hunian dekat tol punya kelemahan utama, yakni polusi dan kebisingan. Suara mobil, debu jalanan, dan asap knalpot menjadi konsekuensi yang harus Anda hadapi setiap hari.
Jika Anda sensitif pada suara atau punya anak kecil, tentu tinggal di hunian dekat jalan tol jadi pertimbangan serius.
Sedangkan untuk rumah dekat stasiun, meski tak sebising hunian dekat tol, tidak sepenuhnya bebas gangguan.
Anda masih harus berhadapan dengan suara pengumuman di stasiun, suara kereta, bahkan getaran.
Hanya saja, untuk pilihan terbaik adalah yang lokasinya dekat dengan dua fasilitas umum tersebut dan masih ada jarak yang cukup agar lingkungannya cukup nyaman.
Jika ingin menemukan jawaban atas kegundahan ini, maka Anda bisa memilih perumahan mewah di Depok dari Eco Town. Jaraknya ideal dari dua fasilitas tersebut, bebas bising, dan lingkungannya begitu nyaman. Dapatkan unitnya sekarang!